Selasa, 15 Desember 2015

Adab dan hukum sosial media

Oleh : Ustadz Nuzul Dzikri

Media yang di maksud disini adalah media online, internet.
SosMed adalah pedang bermata dua, bisa membawa ke surga atau ke neraka.
Sebelum kita memulai menggunakan SosMed;

1. Islam menuntut kita membagi waktu secara proporsional.
Rabb kita punya Hak, tubuh punya hak, istri/suami punya Hak, anak anak punya Hak, maka berikan lah hak nya masing masing.
Waktu itu ibarat pedang. Kita akan ditanyakan nanti oleh Allah Subhanahu wata'ala, waktu kita digunakan untuk apa. Salah satu ciri atau baik nya seseorang adalah meninggalkan hal hal yang sia sia. Misalnya, chat di grup grup, ha ha hi hi...
Hasan Al Basri : Salah satu Allah berpaling dari kita adalah Allah Subhanahu wata'ala akan tinggalkan kita dan membiarkan kita sibuk melakukan hal hal yang tidak bermanfa'at.

2. Sebelum kita membuat koment atau upload gambar atau copas atau memberikan simbol atau emoticon dll maka harap diingat bahwa semua itu akan dihisab Allah Subhanahu wata'ala. Semua akan dicatat oleh Malaikat (QS Al Infithor 12).
Jangan koment bila kita tidak mengerti, lebih baik diam. Karena apapun komentar kita maka akan dihisab.
Bila kita mempunyai follower 500 dan kita melakukan kesalahan namun diikuti follower kita, maka nanti kita akan disalahkan oleh follower tsb.

3. Niat. Ketika kita akan masuk ke dunia ini, niatkan karena Allah Subhanahu wata'ala. Niatkan untuk dakwah.

4. Harus tahu syarat dan adab sebelum membuat komen atau status. Ulama memberikan 3 syarat
a. Niat harus karena Allah Subahanhu wata'ala.
b. Yang kita sampaikan harus benar dari sisi materi/isi dan cara penyampaiannya (QS Al Hujurat 56). Jika kita terima info/artikel jangan langsung di copas namun Tabayyun atau crosscheck terlebih dahulu.
- Harus di cek dahulu jika pemberi beritanya fasik
- Beritanya fasik walau mungkin saja pelakunya orang shaleh.
c. Harus dengan bahasa yg terbaik. Tidak ada emosi dan tidak ada intonasi. Efeknya positif atau bisa menekan kemudharatan yang ada disitu.

5. Harus dibedakan ranah publik atau yg pribadi/rahasia. Mana yg bisa di share dan mana yg tidak. Jika rahasia maka tidak boleh di share. Haram hukumnya.

6. Tidak semua yg kita dengar kita sampaikan. Filter dahulu.
HR. Muslim : Cukuplah dikatakan pendusta bila setiap yang kita dengar disampaikan.

7. Hati hati dengan Ghibah. Bersihkan SosMed kita dari ghibah (QS Al Hujurat 12)
HR Ibnu Abbas; Orang yg ghibah maka di hari kiamat akan diberikan bangkai manusia dan harus di habiskan.

8. Waspada dengan fitnah di SosMed kita. Jangan urus orang lain, urus diri kita dahulu (QS Al Maidah 41-42). Jangan ikuti berita berita fitnah. Waktu kita akan habis hanya untuk hal yang belum tentu benar.

9. Hati hati memberikan komentar di SosMed.
Jangan mencela saudara anda karena dosa dosanya sedangkan dia telah bertaubat, karena anda akan dijerumuskan Allah Subhanahu wata'ala ke dalam dosa tersebut sebelum anda mati.
Jika ada seseorang mencela anda karena dia tahu aib aib kita maka jangan dibalas walaupun tahu aib aib nya. Karena cukuplah caci maki dia kepada kita akan membuat dia terkena bencana dari Allah swt.

10. Masalah masalah besar yang berkaitan dengan umat dengan isu nasional dikembalikan kepada ulama, kepada ulil amri.

11. Dakwah. Agar kita benar benar mendapat pahala dakwah, maka ada beberapa kaedah yang perlu diperhatikan.
- Selektiflah dalam memilih artikel dan juga penulisnya, sesuai dengan para ulama. Secara ilmu dia ikhlas dan secara ahlak dia baik. Jangan terima atau ambil dari semuanya.
- Jika dapat artikel, baca terlebih dahulu. Jangan langsung share.
- Ilmu tersebut sebelum di share kita amalkan terlebih dahulu.
- Tidak semua artikel yang benar kita share. Harus dipilih artikel yg mana dan utk konsumen yg mana.

12. Hati hati riya' terselubung termasuk Selfi.
Narsis tidak sesuai dengan Islam. Ancamannya bisa tidak masuk surga.

13. Berpikir dahulu sebelum memposting kegiatan kegiatan kita.
Mintalah tolong kepada Allah untuk menyelesaikan urusan kita dengan menutupinya/merahasiakannya karena setiap nikmat ada penghasadnya. HR Tabrani.

14. Hati hati dengan fitnah wanita di SosMed.

[kajianilmu]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar