Sabtu, 19 Desember 2015

Jaga Aqidah kita!

Ringkasan khutbah Jum'at, 18-12-15

Tidak lama lagi kita akan memasuki tanggal 25 Desember dan 1 Januari, atau lebih tepatnya hari Natal dan Tahun Baru Masehi. Kedua hari itu adalah hari raya bagi kaum Nashrani dan Yahudi, namun demikian tidak sedikit umat islam yang ikut andil, berbahagia, merayakan, bahkan mengikuti tradisi-tradisi mereka pada moment tsb. Seperti mengucapkan selamat atas hari raya mereka, yang pada hakikatnya adalah kita meridhoi atau mersetui bahwa Yesus sebagai anak Tuhan. Ini sama sekali tisak dibenarkan dalam Islam. Dapat mengganggu bahkan merusak akidah kita. Atau memakai atribut-atribut mereka pada saat itu, inipun tidak dibenarkan. Karena Nabi bersabda, "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka."

Qs. Al-Maidah (5):72
"Sungguh telah kafir orang yang berkata, "Sesungguhnya Allah itu dialah Al-Masih putra maryam." padahal Al-Masih (sendiri) berkata, "Wahai bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolongpun bagi orang-orang dzalim itu.

Qs. Al-Maidah (5):73
"Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Maha Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kafor diantara mereka akan ditimpa azab yang pedih.

Qs. An-Nisa (4):171
"Wahai ahli kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh Al-Masih putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, "(Tuhan itu) tiga" berhentilah dari ucapan itu. (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Dia dari mempunyai anak. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.

Qs. Ash-Shaff : 6
"Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar