Selasa, 15 Desember 2015

Pilih salah satu saja

Bismillah ...

Berikut ini ada pertanyaan dari hamba Allah, terkait tentang shaum Daud, boleh jadi pertanyaan ini adalah pertanyaan kita juga. Oleh karenanya mari kita simak bersama.

Assalamu'alaikum warohmatullah..
'afwan ana mau tanya, Andaikan kita sdh terbiasa dengan puasa senin kamis, terus  ketemu di hari yang sama antara puasa senen kamis dan puasa daud, apa yg harus d niatkan..?


Wa'alaikum salam warohmatullah...

Hemat kami, pilih salah satu saja.
Jika mau senin kamis, fokus pada shaum senin kamis, lalu istiqomahlah. Karena amalan yg disukai Allah walaupun sedikit tapi istiqomah.

Jika mau shaum Daud, maka fokuslah pada shaum Daud, karena sesungguhnyya Nabi menyebut shaum tsb sebagai sebaik-baik shaum.
Sebagaimana hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).

Intinya, shaum daud saja sudah cukup. Meskipun kita tidak shaum senin kamis, ayyamul bidh, tasu'a,  asyuro dan shaum sunnah lainnya.

Allahu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar